wali.co.id
  • Home
  • Indonesia
  • Wagub Sumut Nurhajizah Marpaung Harapkan Munas Parsadaan Ritonga Dohot Boruna VIII Hadirkan Program Dukung Pembangunan
Sabtu, 22 April 2017 18:10:00

Wagub Sumut Nurhajizah Marpaung Harapkan Munas Parsadaan Ritonga Dohot Boruna VIII Hadirkan Program Dukung Pembangunan

Istimewa
Wagub Sumut Nurhajizah Marpaung diulosi.

Wali.co.id - Wakil Gubernur Sumatera Utara Nurhajizah Marpaung mengungkapkan Parsadaan Ritonga Dohot Boruna di Indonesia diharapkan partisipasinya dalam mensukseskan pembanguan di Sumut.

“Harapan kami Parsadaan Ritonga Dohut Boruna dapat menjadi wadah yang melahirkan program-program strategis dalam mensejahterakan anggotanya, dan lebih jauh lagi ikut berkontribusi dalam mensejahterkan masyarakat umum khususnya di Sumatera Utara,” kata Nurajizah saat menhadiri Musyawarah Nasional VIII Parsadaan Ritonga Dohot Boruna di Asrama Haji Medan, Jumat (21/4/2017).

Hadir dalam kesempatan itu Ketua DPRD Sumut Wagirin Arman, Wakil Walikota Medan Akhyar Nasution, Wakil Ketua Umum Parsadaan Ritonga Dohut Boruna yang juga Sekdaprov Sumut Hasban Ritonga, serta pimpinan cabang Parsadaan Ritonga se Indonesia.

Nurhajizah juga mengajak Parsadaan Ritonga dapat melestarikan budaya leluhur yang merupakan salah satu kekuatan dan menjadi ciri khas budaya dan potensi masyarakat. Melalui perkumpula marga ini, ujarnya, diharapkan dapat ditumbuhkembangkan kreativitas dan inovasi yang dibingkai dalam budaya daerah bagi sesama anggota.

“Mari kita tumbuhkembangkan kreativitas, inovasi sesama anggota kepada sesama bahakan di luar marga Ritonga. Mari kita sama berperan aktif menduku kegiatan positif dalam koridor persatuan dan kesatuan,” imbuh Nurhajizah.

Sementara itu, Ketua DPRD Sumut Wagirin Arman mengatakan tidak pernah Republik Indonesia ini sepi oleh aktivitas warga marga Ritonga. Dia menyebutkan beberapa tokoh nasional yang bermarga Ritonga.

Dikatakan Wagirin, munas disamping untuk evaluasi apa yang sudah dilakukan Ritonga di Indonesia juga membahas apa yang akan dilakukan.

“Karena ruh Parsadaan Ritonga ini ada di Sumut, maka kita berharap Sumut menjadi prioritas. Munas kiranya dapat member sumbangsih besar bagi Sumut, bukan hanya bagi marga Ritonga, jadikan titik tolak meningkatkan tanggungjawab Ritonga demi kepentingan bangsa dan negara,” kata Wagirin.

Sedangkan Hasban Ritonga menjelaskan munas akan memilih kepengurusan Parsadaan Ritonga Dohot Boruma periode berikutnya. Dijelaskannya perkumpulan marga Ritonga perjalanannya lahir sebelum kemerdekaan RI, 81 tahun silam. “Walaupun belum persadaaan, masih tarombo komite,” kata Hasban.

Parsadaan Ritonga digagas tujuh tokoh Ritonga yang pada 81 tahun lalu bekerja keluar masuk desa, kecamatan di sleuruh Indonesia untuk mendata keluarga marga Ritonga.

“Mereka bekerja secara sembunyi, karena Pemerintah Belanda masih represif terhadap perkumpulan pribumi. Meski di bawah tekanan, mereka berhasil membuat tarombo, dan kita sekarang bisa mengetahui nomor keturunan ke berapa kita,” jelas Hasban. (Suwardi Sinaga)

Copyright © 2017 wali.co.id. All Rights Reserved