wali.co.id
  • Home
  • Indonesia
  • Pemko Medan Kembali Tertibkan PKL Jalan Sutomo, 2 Truk Sayur Disita, 2 Lapak Pedagang Dibongkar
Kamis, 13 April 2017 15:46:00

Pemko Medan Kembali Tertibkan PKL Jalan Sutomo, 2 Truk Sayur Disita, 2 Lapak Pedagang Dibongkar

Istimewa
PKL Jalan Sutomo sekitarnya ditertibkan.

Wali.co.id - Janji  Pemko Medan untuk kembali menertibkan pedagang kaki lima (PKL) yang menggelar lapak di seputaran Jalan Sutomo, Kamis (13/4/2017) dinihari. Selain mengamankan barang dagangan berupa sayuran dan buah, lapak yang digunakan untuk menggelar dagangan seperti meja, tenda maupun payung milik pedagang  juga ikut disita.

Penertiban PKL dipimpin langsung Kasatpol PP Kota Medan M Sofyan. Selain petugas Satpol PP, penertiban ini  melibatkan personel Dinas Perhubungan Kota Medan, PD Pasar, jajaran kecamatan, kelurahan, kepala lingkungan serta dibantu aparat Polrestabes Medan dan Kodim 0201/BS.

Kehadiran tim gabungan membuat para PKL urung melakukan bongkar muat. Meski demikian ada juga sejumlah pedagang yang nekat berjualan. Tak pelak tim gabungan pun langsung mengamankan meski PKL berusaha sekuat tenaga mempertahankan sambil melontarkan kalimat sumpah serapah dan makian.

Proses penertiban berlangsung sampai pukul 07.00 WIB. Dari penertiban yang dilakukan, tim gabungan mengamankan 2 truk sayuran dan buah-buahan milik PKL. Selain itu tim juga membongkar 2 unit lapak milik pedagang yang digunakan untuk berjualan, termasuk meja, tenda, serta payung. Selanjutnya keseluruhan barang milik para pedagang tersebut dibawa ke Markas Satpol PP, Jalan Adinegoro, Medan.

“Jumlah personel yang kita turunkan untuk menertibkan PKL di seputaran Jalan Sutomo dan sekitarnya sebanyak 600 orang. Seperti penjelasan yang telah saya sampaikan sebelumnya, tujuan penertiban ini untuk mengembalikan fungsi Jalan Sutomo dan sekitarnya sebagai failitas umum, bukan tempat berjualan,” tegas Sofyan.

Sofyan menegaskan, tim gabungan akan terus melakukan penertiban. Sebab, keberdaan para PKL tidak dapat ditolerir. Selain menjadi biang utama penyebab terjadinya kemacetan arus lalu lintas, kehadiran para pedagang juga menyebabkan rusaknya infrastruktur serta sampah berserakan dimana-mana sehingga membuat kawasan itu semrawut dan sangat kumuh.

“Intinya keberadaan para PKL sangat mengganggu kenyamanan dan ketentraman warga sekitar, termasuk para pengguna jalan. Di samping itu keberadaan mereka juga menyebabkan penghasilan para pedagang di Pasar Induk Lau Cih, Kecamatan Medan Tuntungan terus merugi karena minimnya jumlah pembeli yang datang. Jadi penertiban akan terus kita lakukan sampai kawasan Jalan Sutomo sekitarnya bersih dari PKL,” tegasnya. (Suwardi Sinaga)

Copyright © 2018 wali.co.id. All Rights Reserved