wali.co.id
  • Home
  • Ekonomi
  • ADB Janjikan Pinjaman 10 Miliar Dolar AS Untuk Indonesia
Jumat, 12 Februari 2016 22:21:00

ADB Janjikan Pinjaman 10 Miliar Dolar AS Untuk Indonesia

Setkab RI
Menteri PPN/Kepala Bappenas Sofyan Djalil dan Presiden ADB Takehiko Nakao memberikan keterangan pers di Kantor Presiden, Jakarta, Jumat (12/2/2016).

Wali.co.id - Presiden Asian Development Bank (ADB) Takehiko Nakao menyampaikan peningkatan dukungan pembiayaan untuk Indonesia menjadi 2 miliar Dolar AS per tahun selama lima tahun ke depan yaitu 2016-2020, atau total senilai 10 miliar Dolar AS.

“Presiden ADB mengatakan siap membantu pembiayaan proyek-proyek infrastruktur kita,” ujar Menteri PPN/Kepala Bappenas Sofyan Djalil dalam keterangan pers usai mendampingi Presiden Joko Widodo menerima Presiden ADB Takehiko Nakao di Istana Merdeka, Jakarta, Jumat (12/2/2016) pagi.

Seperti dilansir situs resmi Setkab RI, di samping itu, lanjut Sofyan, ADB juga akan memberikan pinjaman langsung ke bank.

“Karena pinjaman di ADB ini bunganya murah, rentangnya itu nggak sampai 2 persen. Tenornya mungkin ada yang sampai 30 tahun,” beber Sofyan.

Selain pinjaman untuk proyek, ADB secara aktif memanfaatkan pinjaman berbasis kebijakan (policy-based loan) dan pinjaman berbasis hasil (result-based lending).

Pinjaman berbasis hasil, lanjut Sofyan, merupakan pembiayaan yang pencairannya dikaitkan dengan hasil yang telah dicapai, dan bukan dengan biaya proyek yang telah dibelanjakan.

“Dengan demikian mereka tidak terkait pada sistem tender, ikut sistem tender kita saja, karena dianggap sistem tender Indonesia sudah cukup baik,” kata mantan Menko Perekonomian itu.

Terakhir, Sofyan Djalil menambahkan bahwa proyek yang paling penting terutama adalah sektor energi.

Dalam pertemuan dengan ADB, Presiden Joko Widodo didampingi oleh Menteri Keuangan Bambang Brodjonegoro dan Kepala Bappenas Sofyan Djalil. (W-001)

Copyright © 2018 wali.co.id. All Rights Reserved